Gubernur BI: Kita Harus Keluar dari Lingkaran Ketidakpastian.
NUSA DUA – Perlambatan ekonomi di beberapa negara-negara besar seperti China telah menyebabkan ekonomi dunia bergerak flat dan cenderung negatif. Ditambah lagi ada beberapa sentimen yang tidak terduga telah mengganggu pasar ekonomi global.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, Brexit, telah menyebabkan dampak yang sistemik dan kekhawatiran bagi perekonomian global serta menyebabkan ketidakpastian bagi pemulihan ekonomi global. Ditambah lagi, pelambatan di China dan beberapa negara sudah tumbuh negatif.
"Dalam era ketidakpastian ini, diharapkan ada kebijakan yang pasti dan dapat meningkatkan market confidence, sehingga membuat market dapat lebih stabil," kata dia dalam acara Joint Seminar BI-FRBNY di Nusa Dua, Bali, Senin (1/8/2016).
(Baca Juga: Gubernur Bank Sentral se-Asia Pasifik Sepakat Pererat Kerjasama)
Menurutnya perlu dibuat terobosan kebijakan untuk memperkaya pasar dengan sistem-sistem monetary. Dengan demikian, maka tidak hanya terpaku pada kebijakan suku bunga semata.
"Kita harus memperkuat global economic sistem atau kita terjebak dalam circle ketidakpastian dan pertumbuhan yang akan terus melambat, dan membuat kriris semakin sulit diatasi," tutur dia.
Source: economy.okezone.com
Image credited to economy.okezone.com and setkab.go.id
