JAKARTA - Setelah sekian bulan mengalami koreksi, harga minyak dunia kembali naik. Bahkan, harga minyak dunia sudah tembus USD50 per barel.
Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara memproyeksi, harga minyak dunia akan terus naik hingga level USD60 per barel.
"Kalau menurut saya akan naik pelan-pelan ke hampir USD50-60 sampai akhir tahun, perkiraan saya," kata dia kepada Okezone.
Dirinya bilang, berkurangnya pasokan minyak dunia akan mendorong harga minyak kembali naik. Pasokan berkurang lantaran banyak lapangan yang ditinggalkan pasca anjloknya harga minyak.
"Supplynya sudah tidak sebesar sebelumnya karena banyak kegiatan eksplorasi dihentikan jadi sebagain lapangan yang enggak berproduksi karena harga rendah jadi supply ini diperkirakan akan lambat laun akan turun," tambahnya.
Melansir Reuters, Kontrak berjangka minyak utama naik dalam jarak luar biasa menuju USD50 per barel. Patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), untuk pengiriman Juli naik 94 sen menjadi berakhir di USD49,56 per barel di New York Mercantile Exchange.
Di London, minyak mentah Brent North Sea yang menjadi patokan Eropa, untuk pengiriman Juli naik pada USD49,74 per barel, naik 1,13 dolar AS dari penutupan Selasa.
Baca Sumbernya → Harga Minyak Diprediksi Naik Terus hingga USD60 per Barel
Download Lagu Terbaru → Ade Manuhutu Mp3 Download
