BI Ajak Masyarakat Peduli Koin Nasional.
JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menggelar gerakan peduli koin nasional di IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu (25/6). Kegiatan yang pernah dilakukan pada 2010 tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melakukan transaksi menggunakan uang logam.
"Tahun ini kami tambahkan peningkatan kepedulian masyarakat untuk bertransaksi menggunakan koin," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ronald Waas.
Ronald melanjutkan, penggunaan uang logam di Indonesia dari tahun ke tahunnya terus mengalami penurunan. Buktinya, dalam jangka waktu 10 tahun terakhir, BI telah mengedarkan uang koin sejumlah Rp 6 triliun.
Baca: Alasan Cetak Uang Kertas Lebih Mahal dari Uang Logam
Hanya saja, yang kembali masuk ke BI dalam 10 tahun terakhir hanya Rp 900 miliar atau sekitar 16 persen. "Itu tahun depan mungkin bisa turun lagi," ucap Ronald.
Padahal uang logam lebih efisien jika dibandingkan uang kertas. Sebab, uang koin memiliki umur yang panjang, yakni bisa bertahan tujuh hingga delapan tahun.
"Kalau uang kertas, apalagi uang yang pecahan kecil itu ada yang umurnya kurang dari satu tahun sudah harus disegarkan kembali," kata Ronald
Source: www.republika.co.id
Image credited to www.republika.co.id and img2.bisnis.com
